Seorang warga tuna wisma An.Sukur ( alias Eyang Sukur ) umur lebih kurang 57 tahun yang tidak memiliki kartu identitas apapun datang di desa Legoksayem lebih kurang 7 tahun yang lalu.

Oleh Warga Desa Legoksayem An.Suyitno RT 02/01 dan atas seijin  pemerintah desa setempat yang bersangkutan diberi sejengkal tanah untuk dijadikan tempat tinggal di Dusun Mutisari RT 07/01 Desa Legoksayem. Seiring dengan berjalannya waktu, pada 2 tahun terakhir ini oknum tersebut melakukan tindakan yang diluar nalaryaitu dengan membuat lubang semacam sumur  ( ada beberapa titik sumur )di hamparan lahan seluas 6 X 8 m yang menurut pengakuannya akan dijadikan kolam yang berada disamping tempat tinggalnya tersebut dengan memanfaatkan lahan yang ada ( tidak meminta ijin pemilik lahan ).

Pemilik lahan An.Suyitno dan warga setempat merasa kesal karena tindakan oknum  tersebut sudah membuat resah warga dan menggangu lahan perkebunan warga disekitarnya, karena disamping melakukan

penggalian sumur tersebut juga kadang sudah berani menebang pohon dan juga hasil pertanian warga setempat tanpa seijin pemiliknya ( alias mencuri ), dan dikarenakan tindakan menggali sumur tersebut dapat mengancam keselamatan jiwanya serta juga karena ulahnya yang sudah meresahkan warga sekitar, oleh pemerintah desa  bersama warga setempat telah dihimbau untuk menghentikan tindakan tersebut, namun oleh oknum tidak diindahkan dan bahkan kadang mau melawan saat diminta menghentikan kegiatan tersebut.

         Warga masyarakat dan pemerintah desa Legoksayem  sudah tidak berdaya dalam upaya membina dan menghentikan tindakan oknum tuna wisma tersebut, dan mengharap agar oknum tersebut untuk dapat dibina dan diamankan melalui panti rehabilitasi atau sejenisnyaoleh Dinas Sosial Kabupaten Banjarnegara.

0